script>var id = "d2f8eb98f7fe285dde4072971c9b3819b969d668";

Pantangan Saat Amandel Membengkak

Pantangan Saat Amandel Membengkak

Amandel – Agar cepat sembuh, Anda perlu makan dan minum yang cukup jika sedang sakit. Sayangnya, tonsilitis menghalangi Anda untuk makan dan minum. Karena itu, jangan sampai gejala nyeri saat menelan menghentikan Anda makan atau minum. Pilih makanan yang tepat untuk mengurangi rasa sakit dan tetap berpegang pada daftar larangan untuk penderita tonsilitis.

Saran makanan dan minuman untuk amandel yang bengkak

Orang dengan tonsilitis (tonsilitis) disarankan untuk mengonsumsi banyak nutrisi yang mudah dicerna untuk mengurangi infeksi dan mempercepat penyembuhan. Alasannya adalah karena tonsilitis menyebabkan amandel membengkak, sehingga penderita sulit menelan makanan.

Pilihan makanan utama bagi penderita amandel harus yang empuk, tidak terlalu panas. Jenis makanan dan minuman berikut yang direkomendasikan:

1. Bantalan

Menurut sebuah penelitian di jurnal AAPS PharmSciTech, tablet hisap atau lozenges mengandung akar licorice atau mentol yang memiliki sifat anti-inflamasi. Artinya, mengonsumsi tablet hisap dapat membantu mengurangi sakit tenggorokan dan bengkak akibat tonsilitis.

Namun, makanan radang tenggorokan ini sebaiknya tidak diberikan pada anak yang masih kesulitan menelan makanan padat.

2. Air garam

Tonsilitis juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan yang panas, kering, dan nyeri. Berkumurlah dengan air garam. Dapat meredakan gejala sakit tenggorokan dan meredakan tonsilitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Campurkan setengah sendok makan garam ke dalam secangkir air, tetapi pastikan airnya tidak terlalu panas. Hatiku kotor sampai mencair. Kami menganjurkan agar Anda berkumur selama 1 sampai 30 menit dan melakukannya beberapa kali sehari.

3. Yogurt dan sayuran

Saat amandel membengkak, makanan harus memiliki konsistensi yang lembut untuk memudahkan menelan. Anda tidak perlu khawatir kehabisan ide, karena Anda bisa membuat makanan olahan dengan menggunakan yogurt, makanan penutup, dan smoothie.

Selain lembut dan mudah ditelan, makanan untuk penderita tonsilitis ini juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan cara ini tubuh lebih kuat melawan infeksi bakteri penyebab tonsilitis. Namun, pastikan Anda tidak mengonsumsi yogurt yang terlalu manis.

Anda tetap bisa mengonsumsi sayuran seperti wortel dan kol dengan cara memasaknya hingga teksturnya lembut sebelum dikonsumsi.

4. Air

Tetap terhidrasi selama tonsilitis sangat penting untuk menghindari dehidrasi. Alasannya, dehidrasi bisa memperlambat proses penyembuhan dan menambah rasa sakit pada amandel yang bengkak.

Asupan cairan yang cukup bisa dicapai saat sakit dengan banyak minum air putih, minimal 2 liter per hari. Minuman lain seperti jus buah atau jus buah tanpa pemanis juga bisa menjadi pengganti untuk memenuhi kebutuhan cairan Anda. Saat Anda meminumnya, pastikan suhunya panas atau dingin untuk menghindari nyeri lebih lanjut pada amandel.

Tidak kalah manfaatnya, madu juga mengandung senyawa antibakteri yang melawan infeksi di area tersebut.

Menahan diri dari makan dan minum untuk menyembuhkan tonsilitis

Cara mengurangi konsumsi gorengan

Jika radang amandel tidak kunjung sembuh meskipun sudah diobati, salah satu alasannya mungkin adalah kebiasaan makan Anda. Berikut adalah pantangan makanan dan minuman yang perlu Anda ikuti untuk mencegah tonsilitis memburuk.

1. Makanan yang saling terkait itu kuat dan lembut

Makanan yang keras atau ujungnya tajam bisa menginfeksi amandel dan kerongkongan. Ini akan menyebabkan lebih banyak rasa sakit pada amandel yang membengkak.

Sebelum sembuh total, penderita tonsilitis harus menghindari berbagai jenis kue, roti kering, kacang-kacangan, keripik kentang, dan makanan ringan renyah lainnya.

2. Minuman yang sangat panas

Saat amandel membengkak, hindari minuman panas, jus buah yang sangat asam, minuman berkafein tinggi, dan minuman berkarbonasi. Minuman jenis ini dapat memperparah radang amandel dan menyebabkan iritasi yang menghambat proses penyembuhan.

Tonsilitis dapat mengganggu asupan makanan dan cairan sehari-hari, meski keduanya sangat penting untuk proses penyembuhan. Untuk menyembuhkan amandel yang sudah kadaluwarsa, tidak ada salahnya jika Anda sedikit bersabar untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman kesukaan Anda.

Demikian artikel ini saya buat semoga dapat membantu anda .

Leave a Reply